The Beginning Of An End

January 1st, 2008 by ranie-smr

Akhirnya … semua berakhir ..

Semua yang diawali berakhir ….

Semua yang semula tidak diinginkan untuk diakhiri … berakhir ….

Semua tiba2 menjelma sebagai semu dan impian semata… yang saat ini adalah saat aku terbangun …

Yang ketika aku menggeliat mengucek mata, aku sadar … semua indah yang sempat mampir .. adalah hanya impian … dalam tidur panjang yang terlalu lelap, dalam tidur panjang yang aku pikir aku tak akan pernah terbangun ….

Semudah itu seseorang mengucapkan kata serta mendalihkannya untuk kepentingan seorang lainnya, dan membuatku sadar … bahwa itu adalah kebiasaan.. untuk mengumbar kata atau mengobral janji …. Sehingga di akhir ini , semudah itu juga palu diketukkan …

Lalu tiba2 saja sesak menderaku … mengapa begitu lama aku bermimpi, untuk dikasihi, dicintai dan disayangi … mengapa begitu lama aku terlelap sehingga disekian wkt juga aku melupakan betapa hangatnya sinar mentari ketika aku tak merasakannya saat tidur ….

Tidak seperti sebelumnya, aku mengawali tahun ini dengan sebuah akhir .. Sekarang, walau tidak dapat digambarkan lagi . …. Walau tidak diinginkan … walau aku hindari .. aku menyimpan benci …. Untuk semua yang tersia-sia ….

New Year’s Eve

January 2nd, 2007 by ranie-smr

Ini seperti sebuah permainan, dalam panggung tatanan keihdupan para manusia. Dimana pomeo lama tentang hukum rimba seolah berlaku kembali, siapa cepat dia dapat. Dalam adu kecepatan itu, malanglah bagi pihak-pihak yang kedodoran atau terlambat… karena pada waktunya setelah itu, hukum lain berbicara, “Siapa Kuat Dia Dapat”
Kekuatan sekarang ini memiliki banyak symbol penterjemahnya, tidak melulu hanya melambangkan kekuatan otot, namun pada kenyataannya hingga hari ini .. siapa kuat dia dapat … juga diartikan sebagai kekuatan di banyak elemen kehidupan manusia. Kekuatan harta (paling dominant), kekuatan pikiran, kekuatan kekuasaan serta berbagai hal lainnya yang bisa menjadi dasar kompetisi antar manusia.
Tapi kalau saya kembali ke pada hukum rimba “Siapa Cepat Dia Dapat” lalu berujung pada penerapan hukum “Siapa Kuat Dia Dapat” … sewajarnyalah kalau kemudian hukum itu teridentifikasikan sebagai bentuk pameran kekuatan otot.. karena rimba adalah kebanyakan dihuni oleh mahluk-mahluk yang mengedepankan insting untuk mempertahankan diri, maka singkat kata, kekuatan otak, pikiran, kekuasaaan dan harta bukanlah termasuk salah satu di antara yang dikompetisikan oleh penghuni rimba. Di sisi ini, acapkali diketemukan simbahan darah yang tidak ada satupun dari pelakunya yang boleh diadili atas tindakan jahat atau kesewenang-wenangan terhadap sesama mahluk hidup. Bahkan lebih jauh lagi, bahwa kemenangan dan kemuliaan yang dapat diraih oleh penghuni rimba, juga disimbolkan dengan simbahan darah terbanyak yang keluar dari tubuh sang lawan.

Ironisnya, saya tidak hanya menemukan hukum tersebut diterapkan di rimba raya. Tapi juga bahkan di kelompok terkecil kehidupan manusia –yang kita namakan keluarga-. Kelompok dimana sepatutnya bagi setiap penghuninya merupakan media pencerahan diri, ketentraman hati dan refleksi nyata keajaiban alam terhadap hubungan antar manusia.
Tidak cukup sampai di situ, hukum Siapa Kuat Dia Dapat diterapkan dengan melebihi takaran yang biasa dilakukan para penghuni rimba raya sekalipun… karena di rimba raya, sekalipun simbahan darah tidak terelakkan, tapi masing-masing masih menghormati batas-batas yang dibuat alam untuk keseimbangan hidup penghuninya. Tidak akan pernah seekor singa memakan anaknya sendiri, atau buaya mencabik-cabik istrinya sendiri.
Saya mendapati, pada sebuah kelompok kecil ini (yg membuat saya bercermin untuk tidak smp teralami oleh kelompok yang saya bangun) selama bertahun-tahun bertahta suatu kuasa … kekuatan seseorang yang mengungkung para penghuni lainnya hingga mereka berdarah-darah selama hidup mereka. Memelihara luka yang tidak kunjung sembuh karena kembali ditoreh setiap luka itu hampir mengering . Ketidakberdayaan unsur terpenting di kelompok ini untuk menentang kekuatan besar tersebut, menyebabkan ketidakacuhan penghuni lainnya, hanya karena mereka tidak lagi mau berdarah2 atau merasakan perihnya luka yang belum juga sembuh…..
Ketika saya berhasil menatap mata mereka satu per satu … sorot dingin, kecewa, terluka namun resistant berbaur menjadi satu …. Jangankan untuk menghadapi kelanjutan jalan di sebelah luar kelompok ini, untuk melanjutkan episode di dalam pun mereka enggan melakukannya.
Yang menjadi korban berikutnya tentu saja adalah anggota-anggota baru kelompok itu, yang datang karena ikatan suci serta tinggi atas dasar hubungan antar manusia… entah karena cinta kasih, balas budi atau apapun itu …. Melahap episode berikutnya, yang seharusnya hanya dijalani oleh para penghuni terdahulu.

Persoalan semakin meluas, tahta kekuatan yang berkuasa menjejalkan mimpi2 buruk para anggota baru .. sehingga dampak kesakitan kian meluas … semakin parah .. menyebarkan benci dan aroma busuk perlawanan terhadap norma-norma kemanusiaan yang berlaku di rimba raya sekalipun.

Saya tidak pernah melihat keadaan separah ini menimpa sebuah ”keluarga”, kebencian yang mendarah daging berubah menjadi ketidakacuhan, apatis, pasif bahkan rasa enggan untuk mempertahankan hidup … termasuk mempertahankan anggota-anggota baru yang menghuni kelompok ini …
Menyakitkan .. sungguh sangat menyakitkan …..
Saya bahkan melihat .. saya bisa ikut bersimbah darah menyaksikan ketidakadilan ini …

KOPDAR Astaga!Com

December 27th, 2006 by ranie-smr

Ini cuma haru biru yang saya rasa waktu saya mendapati betapa banyak orang yang begitu baik di sekeliling saya ….
N of coz, saya sangat bersyukur untuk itu …

Thx a lot buat temen2 dari para Chatter Astaga!Com yang nyempet2in dateng ke Bandung, buat nengok Sandra dan memberikan doanya buat Sandra …
Juga buat Hidyt, atas obatnya yang emang gak enak banget rasanya euy !!! But, really appreciated it.
Sekali lagi saya minta maaf… karena pekerjaan, saya gak bisa secara layak menjamu anda semua..

Jade… ntar2 .. kita maen Outdoor aja ya ….. biar seru

Ok guys, thx lage … luvya all !!! mmmmuuuuaaacccchhhh :x :*

Hari Ibu

December 27th, 2006 by ranie-smr

Dari beberapa SMS yang saya terima hari ini 22 Des 2006, ada satu yang saya pikir luar biasa banget buat direnungkan …dari seorang teman “seperjuangan” yang sebenernya baru kurang lebih 1 taun ini saya kenal… isinya gini : Assalamu’alaikum…ibu…SELAMAT HARI IBU. Maha Suci Alloh yang telah berkenan menyemai dan melahirkan kehidupan melalui rahimmu, lalu kehidupan itu memanggilmu ‘IBU’. Semoga diberi keteguhan hati dalam perjuangan membimbing dan membinanya agar kelak mereka dapat mempertinggi derajatmu di hadapan Alloh ….
…..
Di benak saya yang terlintas langsung saat itu adalah beratnya tugas seorang ibu terhadap anak2nya .. yang dititipiNya …
Sederhana saja, apabila saya berkutat berbicara mengenai bagaimana perjuangan seorang wanita atau para perempuan di tengah2 kehidupan bermasyarakat untuk diakui keberadaannya serta potensinya bagi masyarakat luas.. saya pikir saya gak punya cukup waktu untuk berpikir2 terus.. gak akan ada abis2nya ….
Permasalahan yang sering disalahkaprahi oleh beberapa pihak ini menimbulkan banyak polemik di seputar kehidupan insan yang bernama perempuan.
Makanya kemudian saya kembali ke pemikiran yang sangat sederhana tapi cukup luas impact nya .. yaitu peranan seorang ibu pada anak2nya…
Lalu tiba2 juga saya kangen sm anak2 saat itu …
Saya berniat untuk masuk ke kamar mereka untuk melihat apa yg sedang mereka kerjakan … yaaaa selain jujur aja saya kangen buat peluk mereka, meskipun baru sekitar 30 menit saya tinggal mereka di sana.
Well, pintu kamar yang tertutup saya buka dan sebuh teriakan menyambut saya “Selamat hari Ibu, Bu…. ini hadiah dari ceuceu dan dede !!” mereka menghambur ke pelukan saya yang tidak diberi kesempatan untuk terkejut apalagi bengong !!!…. gak lama, seperti biasa.. mata saya langsung berkaca2 :c)
Sarah menyerahkan setangkai bunga terbuat dari plastik buatan tangannya… tidak terlalu rapi tapi buat saya saat itu terlihat sangat berkilau …
Lalu Sandra memberikan setangkai dahan pohon atau ranting tepatnya terbuat dari Sedotan Plastik buatan sendiri yang juga jauh dari rapi :c) tapi sungguh … sangat berkilau juga di depan saya saat itu ….
“Maaf ya Bu.. dede gak sempet beli yang bagus… abis dede belum bisa jalan lage, jade dede buat ini aja untuk ibu”
……….
Saya kira you guys akan sependapat dengan saya, tidak ada harta karun seindah anak2 buat kita sebagai orangtua…

Menjelang siang, saya ditelepon oleh seseorang yang luar biasa memberikan pengaruh pada kehidupan saya selama 2 taun ini… beliau mengabarkan ttg pidato yang disampaikannya di depan khalayak ramai mengenai Hari Ibu…
Katanya, ” …… Perjuangan para ibu di negara kita bukan hanya sekedar seberapa prosen porsi wanita untuk duduk di kursi dewan saja, namun yang lebih fundamental lagi adalah peran-peran ibu di lingkup yang lebih kecil lagi …. sebagai seorang ibu. Semoga jangan ada lagi domestic violence terhadap kaum ibu yang selama ini kita dengar dan kita lihat …..” …………begitu kurang lebih….
Saya terharu biru dan jujur, ini sangat menyentuh ….
Saya berpikir untuk mengembalikan ke pemikiran dasar dan di lingkup terkecil kalo kita mau membenahi lingkup yang lebih besar lagi …. ibaratnya … sebelum mengkritik orang lain, kritiklah dulu diri sendiri …. ATAU …. introspeksi dan pembaharuan akan jauh lebih baik kalo kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga kita ….

Yaaaahhhhh, Hari Ibu taun ini bikin seneng … setelah bertahun2 saya melewatinya dengan perasaan dingin dan bahkan mencibir karena saya merasa Hari Ibu itu gak ada maknanya sama sekali …

Selamat Hari Ibu buat Mama …. wanita terkuat yang pernah saya tau :x Selamat Hari Ibu buat semua kaum ibu …. :c) :x

R I N D U

November 15th, 2006 by ranie-smr

Selama
aku mencari
Selama
aku menanti
Bayang-bayangmu
di batas senja
Matahari
membakar rinduku
Kumelayang
terbang tinggi

Bersama
mega-mega
Menembus
dinding waktu
Kuterbaring
dan pejamkan mata
Dalam
hati kupanggil namamu
Semoga
saja kau dengar dan merasakan

Getaran di hatiku
Yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu
Saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata
“AKU CINTA PADAMU”

Peluhku
berjatuhan
Menikmati
sentuhan
Perasaan
yang teramat dalam
Tlah
kau bawa sgala kupunya
Rindu
ini tlah sekian lama terpendam

Peluhku
berjatuhan
Menikmati
sentuhan

Matahari
membakar rinduku

Kuterbaring
dan pejamkan mata

Rindu
ini tlah sekian lama …… terpendam

The Oprah Show

November 4th, 2006 by ranie-smr

Pagi ini saya melakukan sedikit kegiatan yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Biasanya -selama 6 bln terakhir ini- setelah membantu Sarah mempersiapkan keperluan sekolahnya, saya biasa melakukan ritual rutin untuk Sandra seperti menyiapkan obat, makan, susu, terapi, dllnya. Cuman karena Sandra masih terlelap (mskpun sesekali merengek minta ditemani) maka saya berkesempatan untuk lebih santai menonton acara TV yang kerap saya lewatkan di jam-jam ini.

I switched the channel to The Oprah Show, waktu itu menayangkan seorang perempuan muda berusia 20an menangis bernama Mindy yang dikisahkan berusaha melakukan tindakan bunuh diri karena ketidakmampuannya menahan penderitaan akibat “abuses” yang kerap dilakukan kekasihnya Bill Something (saya lupa nama belakangnya. Permasalahannya adalah Mindy sama sekali tidak mampu mengidentifikasikan betapa kacaunya hidup yang dijalaninya bersama Bill. Setiap Bill menghajarnya (bahkan samapi nyaris membunuhnya), Mindy dengan sisa-sisa tenaganya berussaha merangkul Bill kembali dan bersikap seolah-olah hal itu tdk pernah terjadi. dan dengan dalih bahwa Bill adalah satu2nya orang yang dicintai Mindy, maka Mindy berhasil menekan ketakutannya, penderitaannya bahkan menyembunyikan kehancurannya untuk tetap bersama Bill, memaafkan Bill, dan berharap dari waktu-ke-waktu Bill akan menyesali perbuatannya (hingga akhirnya dia mengandung anak Bill). Parahnya lagi, ketika ditanyakan apakah Mindy love herself, dia menjawab dengan yakin bahwa dia lebih mencintai Bill ketimbang dirinya sendiri atau di satu kesempatan Mindy menuturkan she hates herself.
Penganiayaan yang dilakukan Bill tidak hanya berbentuk penganiayaan fisik semata, namun juga penganiayaan verbal dan mental. Bill sering mengatakan betapa buruknya Mindy, betapa tidak berartinya Mindy karena menyebabkan Bill tidak bisa mencapai cita-citanya, dll yang (menurut Mindy juga) pelan-pelan membunuh Mindy.

Well, di negeri kita dewasa ini nampaknya akan ada dua sudut pandang yang agak bersebrangan mengenai hal ini. Pada beberapa pihak yang mungkin berpegangfan pada pemahaman fundamental, akan memberikan penelahaan sikap keteladanan Mindy menghadapi kaum lelaki (sebagai suaminya atau bakal suaminya) yang harus dipatuhi dan dimanuti bagaimanapun keadaannya. Keteladanan yang diambil kelompok ini terproyeksikan pada seorang Mindy yang patut diacungi jempol kartena mampu mengabdikan dirinya pada suaminya (bakal suami - meskipun ini masalah yang cukup jauh berbeda) untuk (seolah-olah) memperoleh kebahagiaan yang hakiki dalam hidupnya. Tentu juga dengan penekanan-penekanan bahwa kesalahan besar memang telah terjadi di sini, seorang lelaki/suami akan dilaknati habis apabila sampai menganiaya perempuan/istrinya. Namun kedua hal tersebut merupakan dua wacana yang berbeda bagi pemahaman ini. Pengabdian seorang perempuan/istri mutlak terhadap pasangannya/suaminya. Urusan abuses yang dilakukan Bill adalah kasus yang perlu penanganan lain berdasarkan pada pelanggaran yang Bill lakukan sebagai seorang manusia.

Pihak kedua adalah pihak yang lebih moderat dan mungkin cenderung skeptis. kelompok ini akan segera mengatakan bahwa kesalahan besar telah dilakukan oleh Bill dan juga Mindy yangmembiarkan dirinya diperlakukan sangat buruk berulang-ulang dengan bertopengkan Cinta (padahal cinta itu damai). Urusan hukum jelas akan menjadi penyelesaian utama bagi kelompok ini, dan Mindy berhak menentukan jalan hidup yang lebih baik serta bahkan mungkin berhak untuk melakukan balas dendam pada Bill. Mindy tolol dan bodoh adalah juga ungkapan yang dilontarkan Oprah padanya. membiarkan hidupnya kacau / messed up tak berkeseudahan, tapi pun Mindy mengeluh tiada henti ttg ketakutannya, kesakitannya hingga percobaan bunuh dirinya.

Belakangan, diketahui abhwa alam bawah sadarnya membiarkan Mindy teraniaya karena trauma masa kecil yang juga dilakukan ibunya terhadapnya (persis seperti yang dilakukan Bill terhadapnya). Mindy kecil yang tidak menemukan seseorang untuk berpaling saat kesakitan, atau mengangkat dirinya dari sofa saat dia menangis, bahkan dipatahkan cita-citanya utnuk menjadi penyanyi terkenal karena ibunya mengatakan, “U’re a good singer, but not great!! So, u won’t be a great singer !!”
Mindy kecil yang telah dibunuh oleh ibunya sejak dia bisa mengingat hidupnya, padahal dia harus berhdapan dengan kenyataan bahwa ibunya adalah orang yang “mencintainya”, dan tidak seorangpun mengatakan padanya bagaimana cara mencintai.
Bill dan Ibu Mindy adalah orang-orang yang harus ada (”dilahirkan untuk ada” menurut pikiran Mindy) baginya.

So guys,
Kembali pada 2 kelompok yang mungkin ada dan berbeda pandangan di atas, setidaknya demikian, menurut saya sebuah pandangan ideal mungkin bisa kita tarik benang merah diantaranya.
Dua insan yang disatukan oleh cinta seyogyanya adalah dua insan yang akan membawa kedamaian bagi diri mereka sendiri bahkan bagi lingkungan di sekitar mereka. Keterjalinan sebuah hubungan yang didasarkan oleh rasa cinta, kemudian saling memiliki dan mungkin akan mengikatkan dalam sebuah ikatan yang lebih “legal” (atau tidak) seharusnya mempunyai banyak dampak positif bagi semua pihak. Konon, cinta itu menebar warna, tawa bahkan ketenangan dan kedamaian. adanya kewajiban dan hak yang kemudian timbul dari sebuah kebersamaan adalah merupakan komitmen bersama yang sangat manusiawi. Sehingga masing-masing pihak akan saling menghargai hak dan kewajiban pihak lainnya.
Saya bukan orang yang menuntut kesetaraan dalam suatu hubungan laki-perempuan / suami-istri yang bergerak ke arah FEMINISME. saya meyakini bahwa benar adanya seorang istri harus malayani suaminya dan selalu memohon ridlo suaminya, untuk mencapai keridloan Sang Pencipta. Pun benar bahwa hak suami adalah untuk memperoleh pelayanan dan kasih sayang serta kesabaran dariistrinya … tentunya selain hak-hak lain dan kewajiban2 lain yang kelak bisa menyempurnakan hubungan mereka.
Hanya saja, banyak hal yang juga berasal dari keyakinan saya yang sangat tidak membenarkan adanya penganiayaan terhadap seorang perempuan/istri dari seorang laki-laki/suami. Untuk kebaikan semua pihak, adalah sah-sah saja bila pada akhirnya seseorang (perempuan) memutuskan untuk menjauhi pasangannya (bercerai atau berpisah). Bagaimana pun caranya, berakhir baik atau tidak … jika sudah pada tingkatan seperti itu (dengan tervisualisasikannya tindakan-tindakan kesewenang-wenangan, pelecehan dan penganiayaan serta ketidakmampuan untuk bertanggung jawab terhadap SESAMA MAKHLUK TUHAN), siapapun berhak untuk terlepas dari penderitaan, tak terkecuali seorang perempuan / istri.
“Cinta yang indah adalah cinta yang bisa membawa kedamaian bagi kita. Dan aku ingin memberikan cinta seperti itu pada orang-orang yang aku cintai” ( lvu svvm :x )

Yaaahhh, tidak mudah memang … tapi setidaknya dalam Oprah Show pagi ini, Mindy bersyukur bahwa pada akhirnya dia menyadari ada orang yang membenarkan alasan penderitaannya, membuaka matanya, mendapatkan bantuan bahkan - amazing - Mindy akhirnya menyadari bahwa Bill tidak mencintainya, dan dia tidak perlu bersusah payah mempertahankan hubungan dengan orang yang tidak mencintai dan dicintainya.

“buat orang yang mengajarkan keluasan sebuah cinta dan ketulusan, bahwa pada akhirnya apapun itu yang
ada di depan, tidak akan pernah bisa menghapus apa yang telah diawali bila kita berpijak pada kehakikian arti
saling mengasihi. lvnmu svvm :x :x :x

Iraqi Dinar

September 30th, 2006 by ranie-smr

Kalo gak salah, per 13 Oktober 2003 lalu, ada new national currency known as the "new iraqi dinar" yang replace the old dinar pasca saddam hussein. Pecahannya terdiri atas 50, 250, 1000, 5000, 10000 dan25,000 dinar irak.

Prior to the Gulf War, itung2nya 1 dinar itu = 3 USD, ato 1 juta dinar = 3,200,000 USD. Sekarang pasca serangan menurunkan nilai mata uang dinar terhadap USD menjadi 1 dinar = 0,16…. USd atau 1 juta dinar = 760 USD doang …

Fluktuasi nilai mata uang terhadap USD selalu dibarengi dengan penawaran2 jual beli nilai mata uang seperti yang terjadi di lembaga2 Valuta Asing yang kerap menawarkan investasi atas mata uang frank denmark, yen jepang, euro, poundsterling atau bahkan IDR buat di Indonesia.  Dengan memanfaatkan margin perubahan nilai yang terjadi, seseorang bisa menginvestasikan dananya dalam kurun waktu yang bisa diatur sendiri dan mengambil keuntunga darinya.

Demikian juga dengan turunnya nilai mata uang dinar irak yang terjadi sekarang.  Berbagai penawaran investasi atau "beli dinar" terutama di US lage gencar2nya … dan ternyata sekarang aku sendiri dapet tuh penawaran kyk geto …
Katanya sekarang, dengan paket (= 1 lot di perdagangan valas) 1 lmb 50, 250, 1000, 5000, 10000 dan 25,000 dinar irak yang dijual 40 USD ibarat jualan kacang goreng saking lakunya.  Yaaa… meskipun dengan kondisi yang ada sekarang seperti tidak diperkenankannya uang dinar irak itu kelauar dari irak kec. ke USA, adanya ongkos kirim or pajak dll, jade nyampenya di Indonesia, paket di atas dijual sekarga Rp 1,850,000.

Dari berbagai spekulasi, dinilai (dengan dibatasi jangka wktu hingga 2 thn-an akan dikaji ulang lagi) bahwa tdk lama lagi dinar irak akan menguat kembali … paling tidak 1 dinar menjadi = 1 USD, sehingga kalo kita itung2 .. investasi kita dari Rp 1,8 akan menjadi Rp 18 jutaan ya? ….

Menggiurkan kan ?
Cuma permasalahannya adalah :

  1. Tdk ada satu pun lembaga Valas / Forex yang jualan mata uang dinar kecuali 4 mata uang di atas itu…
  2. Secara fisik, uang dinar tidak boleh keluar dari negara irak sehingga harus melalui usa dan jelas ini hubungannya dengan proses perpindahan dinar irak secara fisik ato nilai mata uangnya itu sendiri.
  3. Perlu diyakini keabsahan lembaga yang menawaarkan investasi ini, padahal ini jualan lumayan laku juga … apalagi buat para spekulan yang selama ini bverprinsip "gak ada bisnis yang gak beresiko"

Well, ini cuma berbagi aja …. sapa tau ada temen2 yang dateng seperti "temen2"ku kemaren nawarin investasi valas ini …
Ya terserah seh… karena kalo diliat potensi… ini sangat profitable… bayangin aja kalo 1 dinar kembali ke 3 USD … bisa kaya ngedadak gw !! =))

From d’Distance

September 26th, 2006 by ranie-smr

Yang terbentang dan mengangkang saat ini … ta jua mampu menghapus hal terdalam yang ada dan dipertahankan hingga kapanpun..
Terjalin bagai ilalang yg mengakar kuat pada padang luas … seluas hati yang ta terukur oleh apapun ..
Menyimpan semua ikrar yg terpatri ..
untuk tidak mengakhirinya sampai kapanpun…
Walau menghimpit dan mendesak … tapi rupanya nalar masih harus tersimpan di posisi tertinggi
Supaya keindahan dan rekahan yg tertinggal kini … tetap ranum ever lastingly ….

LVNMUUSVVM :x :x :x

Kontemplasi

September 26th, 2006 by ranie-smr

Sandra semalem berbisik padaku …. dan dengan mata indahnya yg berbinar, bibirnya menari2 menyampaikan beberapa hal manis dan mencengangkan buatku …

“Ibu, ibu harus bertahan ya …. kalo ibu dah ngerasa gak tahan .. ibu harus tetep bertahan … sampe ibu, ayah, ceuceu sama dede bisa ”
Aku menatap tak berkedip …
“Trus ibu, ibu selalu doa kan supaya kita tetep dikasih rizqi yang cukup sama Alloh?”
Aku mengangguk tersenyum
“Smp nanti2 kalo kita masih dikasih banyak sama Alloh, ibu gak boleh jadi orang pelit ya… kalo ada anak jalanan yang minta2 harus ibu kasih.. seribu duaribu aja gak usah banyak2 juga ga apa2 .. yg penting ngasih …”
Aku berkaca2 ….
“Eh Ibu…. tapi kalo Alloh gak kasih banyak lage sama kita, ibu gak boleh sedih yaaa…. Ibu tetep harus syukur… biar disayang Alloh .. ”
Aku mennagis, memeluknya dan mengangguk2kan kepala berjanji padanya…
“Inget2 itu ya bu, nasehat dede….. catet sama ibu ”
Aku menjawab, “Iya, sayang Alhamdulillah jazaa killahu khoiro … IA ibu inget terus nasehat dede….”

“She’s My Pearl”

Ramadlan at First

September 26th, 2006 by ranie-smr

Tau deh, u guys… masih pada inget jaman kita2 puasa dulu?
Wkt subuh2 rame sm tetangga ke mesjid… ceritanya solat subuh … trus pas sore2 ngabuburit jalan2 dari jam 16.00 smp maghrib, nyari makanan buat buka … yg setiap liat warung, rasanya tuh makanan enak banget…
Gw paling suka kalo dah beli kripik2 pedes ato dulu dinamain “kerupuk Bondon” =)) gelo ya ? u r guys, yg pada tau arti “Bondon” pasti sebel banget dengernya ….
Well, trus pas buka … semua dimakan .. diicip2 … tapi gak penah abis… belum lage pas makan super kekenyangan .. yg bikin males solat maghrib jadinya …
Tapi giliran musti ke mesjid buat tarawehan … waduh, semangat 45 boo…. smbl nunggu2 kecengan gw ke mesjid juga gak yaaa… =))
Pada ngalamin juga kan mesti nyatet isi ceramah pas taraweh? iya lah pastinya … trutama anak bandung deh … jade terawehan .. kadang2 solat kadang2 gak solat .. yg penting isi buku ceramah … ngantri minta di cap sm DKM mesjid .. buat dilaporin ke sekolah besoknya ….
Nah, bagian yg ditunggu2 pas abis terawehan …. bubar dunk .. smbl ngantri cap DKm, celingak celinguk nyari konco2 and kecengan geto loch …. boleh dunk kelas 6 SD punya kecengan :cD … abis gitu janjian mo jajan apa …
Jajanan paling enak sedunia rasanya saat itu … pas bubar teraweh, rame2 .. m,eskipun cuma mie baso kampung yg hambar atawa mpek2 kanji / sagu yang rasanya juga malah kayak CIRENG KUAH .. =))
….. pulang bareng juga.. kadang2 anak2 cowo pada nganterin anak2 cewe nyampe denpan kompleks….
Duuuhhhh … kangen banget gak seh…. ???
Suwer ora jamu, gw beneran bahagia saat2 itu, seru abis… kompleks segitu gedenya .. dengan jarak tempuk mesjid ke rumah yg lumayan bikin keringetan… aman2 aja rasanya buat dilakonin…
Dimana ini hal yg gak bisa lage gw temui di masa anak2 gw beranjak gede… mendekati wkt2 seperti yg gw alamin dulu jaman sekolah …

Sarah kemaren sebel and keki karena get bored nunggu wkt buka … jelas aja gw gak kasih dia jalan2 terlalu jauh .. pertama rumah gw deket jalan raya utama yg simpang siurnya mengerikan, kedua area buat jalan mo kemana geto locchhh …..
Jadi praktis gw dimanyunin sm si cantik itu …. padahal seharian udah gw ajakin ini itu .. bantuin ini itu dll….

Well…..
U know guys… there’s no place like before lage sekarang ya .. even buat anak2 kita yg mestinya saat ini lebih membutuhkan media2 bebas dibanding kita dulu karena semua keadaan sibuk and kesemrawutan dunia jaman sekarang … jujur, gw paling sebel liat anak2 SD sekarang yg bawa2 gembolan gede di tas sekolahnya, pulang sore, wajah cape … ngilangin hari2 indah masa sekolah ….
Padahal buat gw, masa sekolah itu masa yg paling nyenengin … ya gak seeehhh ????

Kasian ya anak gw … :c)